Tentang mikrotik
MikroTik [dengan trade name MikroTik®] didirikan tahun 1995 bertujuan mengembangkan sistem ISP dengan wireless. MikroTikls saat ini telah mendukung sistem ISP dengan wireless untuk jalur data internet di banyak negara, antara lain Iraq, Kosovo, Sri Lanka, Ghana dan banyak negara lainnya.
Pengalaman dalam melakukan instalasi di
Latvia menempa kami dengan kondisi serupa di negara-negara pecahan Uni Soviet
dan negara berkembang lainnya. Berbagai pengembangan telah dilakukan hingga
saat ini tersedia perangkat lunak sistem operasi router versi 2 yang menjamin
kestabilan, kontrol, dan fleksibilitas pada berbagai media antar muka dan
sistem routing dengan menggunakan komputer standart sebagai hardware. Perangkat
lunak ini mendukung berbagai aplikasi ISP, mulai dari RADIUS modem pool, hingga
sirkuit backbone dengan DS3.
MikroTik berlokasi di Riga, ibukota
Latvia, dengan 50 orang karyawan. Mikrotik juga menjalankan sebuah ISP kecil,
sebagai media percobaan untuk pengembangan routerOR software.
Mikrotik Router OS
Mikrotik Router OS adalah system operasi
varian linux atau unix yang fungsi utamanya untuk routing, system operasi ini
dipersenjatai dengan berbagai macam metode routing yang lengkap. Akan tetapi
Microtik Router OS, bukan sebuah open source dibawah badan GNU. Untuk
menggunakan sistem operasi ini kita harus membeli lisensi ke Microtik.
Pembelian lisensi Microtik Router OS yang di tawarkan oleh perusahan Microtik,
tidak begitu mahal untuk standar Router OS.
Mikrotik Router OS dibagi-bagi menjadi
beberapa level, setiap levelnya berbeda-beda fitur yang diberikan. Dan harga
lisensi yang dibayar untuk menggunakan sistem operasi ini tergantung dengan
level Router OS tersebut. Untuk lisensi RouterOS Level 4 tanpa DOM berkisar Rp
400.000,- dengan DOM Rp 750.000,-, lisensi RouterOS Level 5 tanpa DOM berkisar
Rp 850.000,- dengan DOM Rp 1.200.000,-, dan lisensi RouterOS Level 6 tanpa DOM
berkisar Rp 2.000.000,- dengan DOM Rp 2.350.000,-.

Komentar